Perbedaan Utama: Termometer daging adalah termometer yang digunakan untuk mengukur suhu internal daging yang sedang dimasak. Ini menunjukkan suhu daging di dalam untuk menentukan apakah daging sudah matang sepenuhnya atau masih mentah. Di sisi lain, termometer permen adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu permen atau larutan gula. Termometer permen juga dikenal sebagai termometer gula.
Kamus Oxford mendefinisikan termometer sebagai perangkat yang digunakan untuk mengukur suhu atau gradien suhu menggunakan berbagai prinsip berbeda. Sementara termometer yang paling umum digunakan untuk menentukan suhu tubuh manusia, ada termometer yang dapat digunakan untuk memeriksa suhu di luar, termasuk angin dan tingkat kelembaban. Temperatur adalah bagian penting dari kehidupan manusia dan digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Termometer juga memainkan peranan penting di dapur untuk memeriksa suhu makanan saat memasak. Dua termometer semacam itu dikenal sebagai termometer daging dan termometer permen.

Termometer daging memiliki probe logam di satu sisi dengan titik tajam untuk membantu menembus kulit daging. Di sisi lain ada dial logam atau dial digital yang menunjukkan suhu. Beberapa termometer menggunakan strip bimetal yang memutar jarum untuk menunjukkan suhu. Termometer populer lainnya adalah timer pop-up yang paling umum digunakan pada kalkun; timer ini dilampirkan dengan pegas yang muncul ketika suhu tertentu tercapai. Jenis termometer daging yang lebih mahal juga termasuk alarm, yang berbunyi begitu suhu yang diinginkan tercapai. Ini adalah perangkat penting untuk dimiliki di dapur jika seseorang sering memasak daging dan sangat populer di kalangan koki.

Mirip dengan termometer daging, ada berbagai jenis termometer gula seperti termometer cair tradisional, termometer pegas koil dan termometer digital. Termometer digital paling baik digunakan, karena mereka membaca suhu lebih cepat dan akurat dibandingkan yang lain. Beberapa model juga tersedia dengan alarm, yang padam ketika suhu tertentu tercapai. Termometer permen bisa membaca suhu lebih tinggi yang bisa mencapai 400 ° F (200 ° C) atau lebih.